Minggu, 28 Januari 2018

Thailand Myanmar 2017 Day 6 : Chiang Mai

Pagi semua, 
hari ini kita memasuki hari keenam di thailand. 
kami berempat bangun pagi hari dan dapat sarapan gratis di hotel kemudian kami memanggil songtaew. Setelah melakukan tawar menawar kami menyepakati harga Rp 400.000,00 untuk seharian berkeliling-keliling. 
wat song taew merah

suasana di dalam song taew. 
kendaraan ini luas bener karena bookingnya satu tempat jadi berasa bisaa tiduran di kendaraan ini..

Berikut kunjungan kami ke beberapa tempat hari keenam ini:
1. Wat Chiang Man
Wat ini jadi wat pertama yang kami kunjungi. tidak ada alasan khusus. Jadi pada awal kami naik song taew saya sudah membuat list tempat-tempat yang ingin kami kunjungi dan memberikan pada bapak driver. Bapak driver kemudian mengatur urutan berdasarkan lokasi. Setiap kami selesai mengunjungi satu tempat maka saya akan mencentang list yang saya pegang.

Kami mengunjungi wat chiang man sekitar pukul 7 pagi dan kondisi wat masih sepi. kami disambut oleh biksu yang ada di tempat itu dan kami mengobrol. awalnya kami diajak bercakap-cakap bahasa thailand dan mereka justru kaget begitu tahu kami orang Indonesia. Muka kami muka lokal kata mereka. :)

Pintu masuk wat khas thailand. Gold dan perpaduan warna-warna terang.
 
Kami berfoto di depan altar tempat patung Buddha.

Kakak berfoto lagi

Pintu wat yang unik dengan perpaduan gold dan merah.

Wat ini dipenuhi tiang-tiang bermotif merah dan gold. Atapnya yang tinggi membuat wat ini terkesan luas. Kiri kanan wat juga dilingkupi oleh berbagai patung.

Kakak foto di bawah lonceng...

Penampakan wat dari luar. cantik banget yaaa..


Patung yang berada di luar wat

Jendela dan pintu wat ini dipenuhi keramik-keramik warna-warni cantik dengan motif yang menarik. di tangganya juga dihiasi ukiran patung.

Candi di belakang wat. Nama candinya Cheding Chang Lom..


Patung Buddha di depan candi tersebut.

Kakak foto di depan candi tersebut. kelihatan kan gajahnya di kiri kanan kakak..
Di bawah candi tertulis nama tempatnya yaitu chedi chang lom

di belakang wat chiang man ada bangunan bentuk thailand yang cantik maka diambil foto sejepret dua jepret

wat dari bagian belakang.

Info tambahan : biaya masuk wat ini tidak ada.

2. Wat Sri Suphan: Silver Wat
Dinamakan silver wat karena keseluruhan bangunan wat ini berwarna silver dari atap, lantai, dan patung-patung yang ada di sana. Biaya masuknya gratis.
baru sampai langsung foto foto

deket silver wat ada bangunan semua merah..

Nah ini background dari foto kami keliatan kan bangunan merah dan silvernya

kakak foto lagi sama baba

Silver wat dari luar
Silver wat dari samping


Silver Wat


Bagian dalam Silver wat

 Di dekat silver wat ada wat lagi dan kita foto-foto:

Wat di samping silver wat

Kakak dan baba di depan wat



Interior wat

Lukisan dalam wat.

3. Karen long neck
Biaya masuk : 500 bath (Rp 200.000). Anak-anak ga bayar.

Kami tertarik mengunjungi suku Karen yang memiliki leher panjang. Suku Karen sendiri berasal dari Myanmar dan mereka mengenakan kalung berwarna emas di lehernya. kami tertarik untuk melihat berbagai budaya karena itu kami memasukan karen long neck dalam jadwal perjalanan kami ini.


Foto keluarga dulu di depan pintu masuk..

Foto sekali lagi deh :D 

suasana pertama kali kami masuk. Di kanan kiri suku karen menjajakan berbagai aksesoris, tempelan kulkas, kain, dan lain-lain. Penjualnya pun berpakaian daerah mereka sehingga terkesan unik. mereka menawarkan barang dagangan disana, tetapi tidak memaksa.

Kakak foto di depan tulisan yang menceritakan tentang Suku Karen

Suasana rumah mereka sederhana sekali.




Kakak ngajakin bersalaman adek karen..
Kain-kain disana cukup unik dan kami membeli beberapa untuk oleh-oleh. Selain kain kami juga membeli tempelan kulkas.

Sampai ujung begini terus pemandangannya

Tawar menawar untuk membeli kain
 
Ibu dari suku panjang sedang menganyam

suasana pada saat kami datang cukup sepi. tidak tau apakah karena hari itu kami datang pagi atau memang karena sepi. di luar kami hanya ada 2-3 rombongan kecil lainnya.

Foto menggunakan topi dan kalung dari the karen

Warga Karen tidak bisa berbahasa inggris jadi kami berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Untuk berfoto bersama mereka juga tidak perlu membeli barang-barang mereka. 

4.Doi Suthep
Perjalanan diteruskan ke Doi Suthep. Selama perjalanan anak-anak tidur. Kami bersyukur banget ya karena perjalanan ke gunung itu berputar-putar dan suami saya sempat mabok di perjalanan..

berkelok-kelok tapi pemandangannya baguss..
 
Dari parkiran kami berjalan ke gerbang Doi Suthep

Pusing pala nyonyah liat tangga. Bisa encok pegel linu naik tangga begini sambil gendong anak. Untung disediakan lift meski harus bayar lagi. Cus langsung naik lift sampai ujung paling atas. Pas saya naik lift isinya orang asia smua. orang-orang bule senanng naik tangga sepertinya. :D


deket tempat beli tiket ada tempat foto maka sejepret dua jepretpun beraksi..




suami foto-foto terus lah. eike udah bagian gempor aja sambil gendong adek. :p

patung lainnya yang ada di taman ini

Lonceng besar ada di sebelah bangunan merah. sepertinya pajangan aja sih ya. kalo dibunyiin bisa geger segunung kali wong gede men.



Setelah melihat-lihat kami naik ke lift. Ini pemandangan dalam liftnya.. Untuk naik lift ini bayar sekitar 20 bath.

Begitu kita turun dari lift kita minta bantuan dari turis untuk fotoin kita. Turis kali ini dari India dan ternyata dia pernah berkunjung ke Bali. Kami mengobrol sebentar. :) Di bawah ini masih foto-foto turis tersebut. adek udah ngantuk berat. 


My little explorer. Ga pernah capek dibawa kemanapun. selalu mau ikut turun keliling-keliling..

Setelah sampai di atas kami harus melepas sandal untuk masuk ke dalam gedung di atas. Rada ribet sayanya karena pake sandal model bertali-tali begitu jadi ga oke untuk lepas pasang.



Pemandangan pertama kali saat masuk bangunan tadi. patung buddha sedang bersemedi berjejer di pojokan dinding.

ternyata disini ada tukang fotonya. satu foto langsung dicetak bayar sekitar 40 ribu per foto. Berhubung eike ogi alias ogah rugi tentunya si mamang foto diminta foto-foto juga dengan kamera kita. Sejepret dua jepret sampe sepuluh jepret..
   
Hasil foto mamang foto lagi. Kalo ke doi suthep harus banget foto disini. :)


Banyak orang berdoa disini. Dari sepenglihatan kami ga semua kayaknya orang thailand asli. ada juga yang dari luar negri

Kakak foto lagi bareng patung buddha warna hijau


detail bangunan yang tadi kami masukin

Bangunan di sebelahnya.

Jalan sedikit ke arah tangga yang panjang banget dari bawah ada tempat berdoa lagi.

Ada deretan lonceng-lonceng banyak

Kemudian kami berjalan lagi ke arah tempat spot foto lain. ada bangunan dari kayu berwarna coklat tua.

Pintunya warna emas. cakep banget

Kemudian saya foto dengan kakak di depan patung ini. kami ga tau juga patung apaan tapi bagus.

dilanjutkan baba dan anak-anak foto disini

Jalan sedikit kita bisa liat kota chiang mai dari atas

Banyak orang foto-foto disini.


Kemudian kami udah kecapean karena udah siang juga kan jadi sambil turun ada spot foto kita jepret sana sini deh..






Patung ini ada di ujung paling atas dari tangga menuju tempat jualan tiket masuk



disebelah tangga ada bangunan ini tempat orang juga bersembahyang

Demikian kunjungan kami. Anak-anak langsung bobok begitu sampe song taew. Suami sendiri agak mabok karena jalannya muter-muter begitu selama di doi suthep.
Berikutnya kita makan dan lanjut ke wat umong.

5. Wat Umong
Disini kami bener-bener sebentar karena anak-anak udah capek.
Biasanya emang kita jalan-jalan mulai jam 9, ga pernah jam 7 pagi kayak hari ini dan langsung padat merayap. Hari ini agak dipaksa padat karena udah sewa songtaew juga kan.

Umong sendiri artinya terowongan.
Temple dan terowongannya dibangun pada abad ke 14. Wat Umong adalah kuil Budha berusia 700 tahun di Chiang Mai, Thailand. Wat Umong terletak di pegunungan Doi Suthep.Candi ini dibangun pada tahun 1297 oleh Raja Manglai dari dinasti Lan Na.

Pelataran wat umong


Disini lumayan rindang dan banyak foto-foto.


ada patung buddha di tengah-tengah taman itu

Bangunan merah. Setau saya ini tempat sembahyang juga.





ada patung lagi ga tau siapa karena kita cepet-cepet

Baba dan adek foto di depan keterangan umong temple

Ini kaya ada pecahan-pecahan candi/arca gitu di halamannya

Di dalamnya ada lorong-lorong ujungnya ada orang sembahyang


Naik tangga lagii menuju atasnya bagian wat umong

Candi di wat umong


Ada lonceng juga di atas

Sebentar doang ga ada sejam abis itu kita langsung lanjut lagi..

6. Royal Park Raja Pruek
Kita cuma foto di depannya aja ga sampai masuk karena udah capek.





Bangunan di luar.

Tulisan royal raja pruek



Pemandangan depan Royal Rajapruek

Setelah ini kami pulang karena anak-anak udah minta makan lagi.
Sore hari kami cari makan sambil lihat burung di depan hotel kami..

Selesai juga hari keenam..
Masih ada 4 hari lagi di thailand. :)