Sabtu, 25 Agustus 2012

Balada cincin I : Kaliem Blok M Square

Hello semua..
jadi ceritanya saya dan pacar akhirnya memilih cincin tunangan yang akan menjadi cincin kawin.. Jadi kalau di Jawa cincin tunangan itu sama dengan cincin kawin. Saat tunangan, orang tua pasangan kita yang memasangkan ke jari manis sebelah kiri kita dan orang tua kita memasangkan di jari manis sebelah kiri pasangan kita. Saaat menikah pasangan itu saling bertukar cincin di jari manis sebelah kanan pasangannya. Jadilah saya dan mas pergi ke Kaliem di Blok M Square untuk membeli cincin.



Kata orang-orang di weddingku.com toko kaliem ini cukup terkenal dengan banyaknya model cincin meski tidak bisa dibilang paling murah. Berhubung sama-sama di Jakarta selatan saya pun pergi ke toko kaliem untuk mengecek harga . Benar saja, si toko itu di lantai dasar itu terlihat mentereng dengan tulisan KALIEM. Toko ini cukup ramai pelanggan dibandingkan dengan toko-toko sebelahnya. Saya pun mendatangi si toko itu dan memulai pembicaraan yang menghasilkan informasi sebagai berikut:

harga emas 22 karat saat ini : Rp 430.000,00
unruk pasangan biasa dibuat 10 gram dengan 6 gram laki-laki dan 4 gram perempuan.
Total cincin itu adalah 5,5 juta yang jika saya hitung-hitung sendiri maka total emas 430 ribu X 10 gram yaitu Rp 4,3 juta rupiah. 5.5 juta - 4,3 juta sekilar 1,2 juta yang menurut perkiraan saya sebagai ongkos pembuatan.
Untuk berlian sendiri ukuran 0.06 gram adalah sekitar 1,7 juta rupiah.
Jadi ditotal cincin emas dengan berlian sekitar 7,2 juta rupiah.(belum ditawar)

Saya mulai menggalau karena saya tidak tau persis harga emas dan berlian-berlian itu sehingga saya dengan tingkat perfeksionis setinggi-tingginya langit, akan membandingkan dengan beberapa toko yang lain.
Iseng-iseng saya menelpon toko soulmate wedding ring yang juga tidak kalah hitz di web weddingku.com dan ternyata sodara-sodara sebangsa dan setanah air terdapat perbedaan harga yang cukup signifikan.. Berbekal kekepoan saya besok berencana dengan si mas untuk pergi ke toko soulmate apabila harganya nanti sama tentu saya akan memilih kaliem yang dekat dengan rumah. :p

Belum selesai kegalauan tiba-tiba Ibu Negara alias nyokap mengatakan bahwa di jawa cincin pertunangan dan kawinan itu tidak boleh menggunakan batu apapun. Cincin itu mengandung falsafah dan melambangkan kehidupan perkawinan pasangan itu yang menurut nyokap semakin banyak batu, semakin besar nanti masalahnya semakin banyak di rumah itu. Saya pun jadi takut. Si mas yang selalu mengikuti nasehat orang tua akhirnya menyetujui pendapat ibu saya bahwa cincin harus polos los. Sedih pemirsa, berlian berlian itu tak jadi melingkar di tangan. :(

Selain tidak boleh memakai batu ternyata di Jawa cincin itu tidak bisa terlalu aneh-aneh motifnya seperti motif yang ada patahan. intinya harus melingkar mengelilingi cincin itu tanpa batu. Sangat simpel dan nyaris mulus seperti yang didoakan orangtua untuk pernikahan anaknya, agar pernikahan itu mulus lus.

Saya pun akan mengganti model yang ada menjadi kombinasi antara emas kuning di bagian dalam dan emas putih di bagian luar. Sangat simple tetapi elegant.

Cincin ini pun menimbulkan balada ternyata..
Baiklah, cerita saya lanjutkan besok yaa .
Janji setelah dari Soulmate wedding ring akan saya publikasikan. :)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar